logo
pengunjung

widgets
hari ini

Powered by Calendar Labs

 

jam

Buku Saku DPRD Kab.Paser

HEARING GURU HONORER DENGAN KOMISI III

Tana Paser - Wakil Ketua H. Abdul Latif Thaha, S.Ag sekaligus Koordinator Komisi III bersama Komisi III yang membidangi Ekonomi, Kesejahtraan dan Keuangan Masyarakat gelar Rapat Dengar Pendapat  terkait aduan dari  para Guru Honor pada sekolah swasta dan dan Guru Honor dibawah kementrian Agama Kabupaten Paser yang pada senin yang meminta penjelasan terkait Tambahan penghasilan bagi mereka pada (27/3) bertempat diruang rapat bapekat. Hearing ini dipimpin oleh ketua Komisi III DPRD Paser Hj. Nurhayati dan di ikuti oleh anggota Komisi III laiinya seperti, Supian, H. Ambo Pendrei, Herman Setiawan, SH dan Iskandar. Sementara dari pihak pemerintah Hadir Plt. Kadis pendidikan Murharyanto beserta jajarannya dan SKPD terkait.

Pada Pertemuan ini salah satu juru bicara Abdul Hamid yang juga pengawas madrasah Kemenag dan Ketua Forum guru Kementrian Agama menyampaikan “ kami meminta agar pemerintah tidak membedakan perhatian antara Guru  honor pada sekolah swasta, Guru Honor dibawah kementrian Agama Kab. Paser maupun di lingkungan Dinas Pendidikan Daerah kabupaten Paser terutama dalam masalah kesejahtraan atau pemberian tambahan Penghasilan ”

Ditanggapi Muharyanto “ untuk masalah kesejahtraan Guru Honorer kami perlakukan sama tidak ada perbedaan namun karena  aturan yang tidak mengizinkan kami dari  Dinas Pendidikan melakukan pembiayaan, akan tetapi pemerintah melalui BPKAD menyiapkan dana Hibah sebesar 5,763 M untuk dipergunakan membiayai kebutuhan tersebut, dengan ketentuan yayasan tempat   para guru swasta tersebut bernaung, harus melakukan permohonan dan melengkapi dengan persayaratan  Hibah yang sudah ditentukan dan kami siap membantu untuk konsultasi prosesnya ”

Sementara itu Nurhayati Ketua Komisi III mengatakan “ kami akan berusaha mencari solusi terkait permasalahan regulasi yang menjadi hambatan dalam pemberian tambahan penghasilan  bagi para guru Honorer, agar dapat memiliki payung Hukum yang kuat sehingga tidak menjadi permasalah lagi di kemudian hari dan kami akan mengheringkan kembali permasalahan ini setelah melakukan konsultasi”

ditambahkan juga oleh abdul latif Thaha “kami semua perhatian dan prihatin terhadap dunia pendidikan, tujuan diskusi juga meluruskan masalah para guru Honorer ini  sesuai dengan visi dan misi Bupati yang ingin mewujudkan  Masyarakat kabupaten Paser  yang maju mandiri sejahtera dan berkeadilan, poin berkeadilan yang sangat ditekankan bahwa kami DPRD maupun Eksekutif yang hadir pada hari ini sangat ingin berlaku Adil terhadap permasalahan yang dialami para Guru, sekarang kami akan memperjuangkan agar tambahan penghasilan guru “atau apakah nanti namanya” dapat diterima oleh para guru swasta  dengan catatan  ada  payung hukum untuk melakukan pembayarannya tambahan penghasilan tersebut “ kita akan lakukan konsultasi dulu, baru kita bicarakan lagi” ungkapnya (hmsGye)

Tue, 4 Apr 2017 @07:11


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 HUMAS DPRD PASER · All Rights Reserved