logo
pengunjung

widgets
hari ini

Powered by Calendar Labs

 

jam

Buku Saku DPRD Kab.Paser

Masyarakat Harus Mengerti Kondisi Kritis Daerah

image

 

TANA PASER – Melihat gejolak defisit anggaran diseluruh daerah dewasa ini, membuat anggota komisi I DPRD Paser Noverie Amilia Parmiesca turut bersuara. Menurutnya ditengah krisis keuangan yang terjadi, tidak hanya DPRD dan pemerintah yang harus tahu, melainkan masyarakat juga perlu diinformasikan.
“ Ini terjadi bukan hanya di Kaltim saja, melainkan skala nasional. Jadi saya harapkan masyarakat khususnya di Kabupaten Paser bisa memahami jika ada pembangunan yang tidak bisa berjalan sesuai perencanaaan sebelumnya,”terang Rika, panggilan akrabnya. 
Apalagi pasca surat edaran bupati yang menginstruksikan seluruh kegaitan pemerintahan ditunda, Rika berharap tidak ada lagi pihak yang menuntut banyak kepada pemerintah. Karena sudah jelas arahan bupati, dan menurutnya itu merupakan langkah yang tepat sebelum keuangan daerah semakin minus. 
“ Bagaimanapun juga kita harus mengerti kondisi keuangan daerah saat ini. DPRD tentunya selalu menampung dan menyalurkan aspirasi yang diinginkan masyarakat, namun untuk keputusan akhir tetap eksekutif yang berwenang. Tidak bisa juga dipaksakan jika memang anggarannya tidak ada,” imbuhnya.
Terkait surat edaran tersebut, dia berharap bisa menjadi solusi terbaik yang diambil untuk pembangunan Paser ke depan. Nantinya jika sudah dicabut, dia mengharapkan pembangunan yang bersifat prioritas bisa kembali berjalan. 
Maklum, untuk wilayah kecamatan dan pedesaan, dia mengatakan cukup banyak pembangunan yang diinginkan warga dan hampir semua masuk skala prioritas. 
“ Tapi mau tidak mau harus bersabar dulu karena krisis anggaran belum berakhir,” ujar legislator dari Kecamatan Long Ikis itu. 

Thu, 1 Sep 2016 @07:03


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 HUMAS DPRD PASER · All Rights Reserved