Jadi Srikandi Baru DPRD Paser Aspiana Fokuskan Perhatian pada Pembangunan Desa

 

TANA PASER – Kemarin (19/10), gedung DPRD Paser dipenuhi tamu dari berbagai kalangan. Mulai Penjabat (Pj) Bupati Paser Ibrahim, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), kepala desa, dan sejumlah tokoh masyarakat. Mereka menghadiri sidang paripurna istimewa pelantikan dan pengambilan sumpah/janji penggantian antarwaktu (PAW) anggota DPRD Paser sisa masa jabatan 2014–2019.
Sidang itu dilakukan berdasarkan surat dari Partai NasDem Paser Nomor 040/SE.2/DPD-NasDem/IX/2015 tertanggal 1 September 2015, mengenai usulan PAW. Juga merujuk pada surat keputusan Gubernur Kaltim Nomor  171.3.2.5495 tertanggal 14 Agustus 2014 tentang pengangkatan Sulaiman Eva Merukh sebagai anggota DPRD Paser masa jabatan 2014–2019.
Kemudian berlanjut pada surat pernyataan pengunduran diri Sulaiman pada 24 Agustus 2015 dari DPRD Paser, terkait pencalonannya sebagai Wakil Bupati Paser pada pilkada. Dia pun digantikan Aspiana.
Ketua DPRD Paser Kaharuddin melantik Aspiana. Atas nama pimpinan dan anggota DPRD Paser, dia mengucapkan selamat menjalankan amanah sebagai wakil rakyat kepada srikandi tersebut.  “Kami ucapkan terima kasih kepada KPU Paser, Pj Bupati Paser, dan Gubernur Kaltim, yang telah menindaklajuti usulan penggantian antarwaktu tersebut. Kami harapkan kepada saudari dapat melaksanakan tugas dan fungsinya selaku anggota dewan dengan sebaik-baiknya,” ucap politikus Partai Golkar tersebut.
Selesai pelantikan, Aspiana menegaskan segera menjalankan tugas dan fungsinya sebagai anggota dewan. “Saya siap bekerja,” ujar ibu dua anak tersebut.
Aspiana pun duduk di Komisi II. Soal tugas-tugas yang bakal dijalankannya, Aspiana menyebut sudah menelaah semaksimal mungkin. “Saat masih di perangkat desa, saya pernah bergerak di pembangunan. Saya juga lama pernah berkecimpung di bidang kemasyarakatan, terutama berkaitan dengan perempuan,” imbuhnya.
Dia mengatakan, banyak permasalahan daerah terkait pembangunan. Dia memastikan akan memerhatikan daerah-daerah tertinggal. “Saya menginginkan, jangan sampai desa-desa tertinggal dibiarkan begitu saja. Kalau bisa, tingkat kemakmurannya diperhatikan,” ujar perempuan kelahiran 11 Juni 1976 itu.
Aspiana menuturkan, selama ini dia aktif di organisasi bidang perempuan. Ia telah membangun Persatuan Perempuan Batu Kajang dan juga menjadi ketua bidang pada PKK.
Sementara Sulaiman yang juga hadir, mengucapkan selamat kepada Aspiana. Sebagai anggota DPRD yang mewakili Partai NasDem, dia yakin Aspian bisa menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku. “Termasuk bekerja sama dan berkoordinasi dengan 29 anggota DPRD lainnya. Untuk teman-teman di DPRD, selamat bertugas. Mari giring pembangunan di Kabupaten Paser ke arah yang lebih baik,” imbuh Sulaiman.

TANA PASER – Kemarin (19/10), gedung DPRD Paser dipenuhi tamu dari berbagai kalangan. Mulai Penjabat (Pj) Bupati Paser Ibrahim, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), kepala desa, dan sejumlah tokoh masyarakat. Mereka menghadiri sidang paripurna istimewa pelantikan dan pengambilan sumpah/janji penggantian antarwaktu (PAW) anggota DPRD Paser sisa masa jabatan 2014–2019.
Sidang itu dilakukan berdasarkan surat dari Partai NasDem Paser Nomor 040/SE.2/DPD-NasDem/IX/2015 tertanggal 1 September 2015, mengenai usulan PAW. Juga merujuk pada surat keputusan Gubernur Kaltim Nomor  171.3.2.5495 tertanggal 14 Agustus 2014 tentang pengangkatan Sulaiman Eva Merukh sebagai anggota DPRD Paser masa jabatan 2014–2019.
Kemudian berlanjut pada surat pernyataan pengunduran diri Sulaiman pada 24 Agustus 2015 dari DPRD Paser, terkait pencalonannya sebagai Wakil Bupati Paser pada pilkada. Dia pun digantikan Aspiana.
Ketua DPRD Paser Kaharuddin melantik Aspiana. Atas nama pimpinan dan anggota DPRD Paser, dia mengucapkan selamat menjalankan amanah sebagai wakil rakyat kepada srikandi tersebut.  “Kami ucapkan terima kasih kepada KPU Paser, Pj Bupati Paser, dan Gubernur Kaltim, yang telah menindaklajuti usulan penggantian antarwaktu tersebut. Kami harapkan kepada saudari dapat melaksanakan tugas dan fungsinya selaku anggota dewan dengan sebaik-baiknya,” ucap politikus Partai Golkar tersebut.
Selesai pelantikan, Aspiana menegaskan segera menjalankan tugas dan fungsinya sebagai anggota dewan. “Saya siap bekerja,” ujar ibu dua anak tersebut.
Aspiana pun duduk di Komisi II. Soal tugas-tugas yang bakal dijalankannya, Aspiana menyebut sudah menelaah semaksimal mungkin. “Saat masih di perangkat desa, saya pernah bergerak di pembangunan. Saya juga lama pernah berkecimpung di bidang kemasyarakatan, terutama berkaitan dengan perempuan,” imbuhnya.
Dia mengatakan, banyak permasalahan daerah terkait pembangunan. Dia memastikan akan memerhatikan daerah-daerah tertinggal. “Saya menginginkan, jangan sampai desa-desa tertinggal dibiarkan begitu saja. Kalau bisa, tingkat kemakmurannya diperhatikan,” ujar perempuan kelahiran 11 Juni 1976 itu.
Aspiana menuturkan, selama ini dia aktif di organisasi bidang perempuan. Ia telah membangun Persatuan Perempuan Batu Kajang dan juga menjadi ketua bidang pada PKK.
Sementara Sulaiman yang juga hadir, mengucapkan selamat kepada Aspiana. Sebagai anggota DPRD yang mewakili Partai NasDem, dia yakin Aspian bisa menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku. “Termasuk bekerja sama dan berkoordinasi dengan 29 anggota DPRD lainnya. Untuk teman-teman di DPRD, selamat bertugas. Mari giring pembangunan di Kabupaten Paser ke arah yang lebih baik,” imbuh Sulaiman.

Thu, 29 Oct 2015 @10:42
Tags: humasdprd


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

hari ini

Powered by Calendar Labs

 

jam

Buku Saku DPRD Kab.Paser

pengunjung

widgets
RSS Feed

Copyright © 2018 HUMAS DPRD PASER · All Rights Reserved