Pandangan Fraksi Kebangkitan NasDem pada Sidang Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2014

TANA PASER – Fraksi Kebangkitan NasDem DPRD Paser memberikan perhatian terhadap pengelolaan keuangan dan realisasi belanja pada APBD 2014. Termasuk soal ganti rugi lahan berujung pada kerugian keuangan daerah. Seperti lahan SMK 3 Tanah Paser yang hingga kini belum beres.

 

“Hal ini menjadi catatan penting. Proses perencanaan dalam membangun infrastruktur apapun, harus melewati prosedur dan ketentuan yang benar. Kami meminta, potensi pelanggaran hukum dapat diminimalisasi,” kata Ahmad Rafi’i, juru bicara Fraksi Kebangkitan NasDem, pada sidang paripurna pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2014, Kamis (6/8).

 

Selain itu, keluhan masyarakat terkait sistem pelayanan RSUD Panglima Sebaya, baik fasilitas, obat-obatan, dan lainnya, wajib dicermati. Masyarakat tidak hanya memandang megahnya gedung RSUD, namun pelayanan juga wajib maksimal.

 

“Pada sektor pembangunan infrastruktur jalan, masih ada saja material yang menggunakan batu hijau. Padahal sudah ada surat edaran bupati Paser terkait penggunaan bahan tersebut,” ujar politikus Partai NasDem tersebut.

 

Dia menegaskan, dalam membangun jalan, manfaatnya harus dirasakan dalam tempo lama. Tidak seperti kenyataan di lapangan saat ini.

 

Perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pada pembangunan rumah layak huni, menurutnya, wajib sesuai ketentuan, mengedepankan asas keadilan, serta tepat sasaran.  “Kami meminta, tidak lagi masyarakat yang disinyalir mampu, namun malah mendapatkan program tersebut,” imbuh Rafi’i.

Fri, 14 Aug 2015 @08:06
Tags: humasdprd


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 HUMAS DPRD PASER | membangun paser untuk semua · All Rights Reserved